LOMBA BERNYANYI UNTUK NEGERI

Kegiatan Anak Cinta Lingkungan
“Bernyanyi Untuk Negri”

 POSTER BERNYANYI UNTUK NEGERI

Setiap peserta lomba dapat mengekspresikan pemahaman tentang lingkungan berupa gambar atau tulisan  pada TAS KAIN (disediakan oleh panitia) yg dilakukan di rumah, yg hasilnya akan dipamerkan pada acara PENTAS. Setelah itu, hasil karya menjadi milik peserta lomba.

download pdf ketentuan lomba

download form pendaftaran lomba

Menari, Mewarnai, Menanam : “Bocil Up”

10003634_10201759147087300_1036279231_o.jpg1979248_10201759207648814_1042045572_o.jpg

 Dalam tulisan sebelumnya Shalink telah memaparkan mengenai pentingnya pola pikir Green Lifestyle. Pola pikir ini sebaiknya ditanamkan sejak dini untuk memberikan pembelajaran dan mengenalkan anak usia dini akan arti pentinganya menjaga lingkungan dan dekat dengan lingkungan. Harapan ke depannya dapat menciptakan generasi penerus yang senantiasa menjaga dan melestarikan lingkungan. Sepertinya halnya pada kegiatan yang diadakan oleh Sahabat Lingkungan (Shalink) WALHI Yogyakarta pada tanggal 31 maret 2014 yang diadakan di Gadjah Wong Educational Park, Gambiran, Umbulharjo. Kegiatan itu diadakan dengan tema Edukasi Lingkungan yang ditujukan untuk anak-anak usia dini (PAUD). Pendidikan lingkungan ini mengenalkan pada anak-anak tentang tanaman dan menanam yang dipadu dengan permainan-permainan menyenangkan. Kegiatan tersebut diikuti oleh Anak-Anak dan orang tua dari PAUD “Kunir Ceria”(Karang, Kotagede) dan PAUD “Strawberry” (Sapen, Demangan) serta teman-teman Shalink. Ada sekitar kurang lebih 40 anak berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Read more...

Semangat Green Lifestyle, Semangat Kita!

         Lingkungan merupakan suatu ruang yang menjadi tempat makhluk hidup melakukan aktivitas hidupnya, salah satunya manusia. Manusia mempunyai peran penting karena satu-satunya makhluk yang dapat mempengaruhi lingkungan secara cepat baik itu siklus alam maupun ekosistem alam. Dewasa ini kondisi lingkungan mulai berubah karena pengaruh perilaku manusia, seperti gas efek rumah kaca, polusi udara, perubahan siklus cuaca, kerusakan tanah, sumber daya air yang mengering bahkan hilang, kebakaran hutan, pengundulan hutan dan lain-lainnya.

 

Read more...

Page 1 of 7

Search